A. Pengertian

Penamaan Sholat tasbih dikarenakan sangat banyaknya bacaan tasbih di dalamnya. Sholat tasbih merupakan salah satu ritual sholat yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Sholalallohu’alaihiwasalam sebagaimana yang di ajarkan pada paman beliau yakni sahabat Abbas bin abdul Mutholib ra, Sholat Tasbih di anjurkan untuk dikerjakan pada setiap malam dan apabila tidak mampu maka hendaknya dilakukan seminggu sekali, dapat juga dilakukan sebulan atau setahun sekali, dan apabila belum bisa juga maka setidaknya sekali seumur hidup[3].

B. Hukum

Tendensi hukum di sunatkanya melakuakan sholat tasbih diantaranya adalah hadits yang terdapat pada kitab sunan abi daud yang diceritakan oleh Abdurrahman Ibnu Basyar Ibnu Hakam, dalam hadits tersebut Nabi berkata pada pamnya yaitu Al-Abbas, bahwa beliau akan memberikan sesuatu kepadanya, yang mana apabila sesuatu tersebut ia (Al-Abbas) kerjakan maka Alloh akan mengampuni dosa-dosa yang telah ia lakukan baik disengaja atau tidak, dilakukan secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, dosa yang telah lewat atau yang baru dikerjakan. Sesuatu tersebut adalah sholat empat rokaat yang didalamnya terdapat bacaan tasbih, yang akhirnya lebih di kenal dengan sholat tasbih[4].

C. Tehnis pelaksanaan

Sholat Tasbih dikerjakan sebanyak empat rokaat, boleh dikerjakan dengan satu salam atau dua salam (tiap-tiap dua rokaat satu salam) namun yang utama apabila dikerjakan pada siang hari hendaknya di lakukan empat rokaat dengan satu salam, sedangkan apabila dikerjakan pada saat malam hari maka empat rokaat tadi dijadikan dua salaman. Sedangkan niatnya adalah

اصلى سنة التسبيح (اربع ركعات / ركعتين) لله تعالى ………. الله اكبر

Kalau dijumlah total bacaan tasbih yang dibaca dalam empat rokaat sholat tasbih sebanyak 300. Dengan perincian sebagai berikut

1.       Setelah membaca fatihah dan surat …………………………………………………. 15 kali

2.       Pada saat ruku’ setelah membaca doa ruku’ ………………………………………. 10 kali

3.       Pada saat I’tidal setelah membaca doa I’tidal ……………………………………… 10 kali

4.       Sujud pertama setelah membaca doa sujud ………………………………………. 10 kali

5.       Setelah membaca doa duduk diantara dua sujud ………………………………… 10 kali

6.       Sujud kedua setelah membaca doa sujud ………………………………………….. 10 kali

7.       Bangun dari sujud yang kedua stelah melakukan duduk istirahat ……………. 10 kali

8.       Jumlah dan tempat bacaan tasbih pada rokaat ke-2,3,4,sama persis pada rokaat petama, hanya saja pada rokaat kedua, dan keempat, bacaan tasbih setelah bangun dari sujud yang kedua dibaca pada saat duduk tasyahud dan tempat membacanya boleh diletakkan setelah doa tasyahud atau sebelumnya.

Berikut ini adalah bacaan tasbih yang dibaca pada saat sholat tasbih :

سبحان الله والحمد لله ولااله الا الله والله اكبر ولا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم

Apabila lupa tidak membaca tasbih pada salah satu rukun, maka bacaan tasbih yang ditinggalkan tersebut dibaca pada rukun Thowiil (waktu ruku’, sujud atau berdiri) setelahnya, dan tidak boleh dibaca pada rukun qoshir.


[3] Periksa Sunan Abi Daud Maktabah Syamila hadits no. 1105, 4/59

[4] Periksa Fath al-bary bi as-syarh al-shahih al-bukhori, juz 02 hal 489